Gunungsitoli, 7 Mei 2026 – Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., melaksanakan audiensi dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sanjaya, bertempat di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).
Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka menyampaikan permohonan dukungan perluasan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Gunungsitoli agar seluruh sasaran penerima manfaat dapat terlayani secara optimal.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa hingga saat ini Program Makan Bergizi Gratis di Kota Gunungsitoli telah dilayani oleh 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun demikian, cakupan layanan program tersebut masih belum menjangkau seluruh penerima manfaat, baik peserta didik pada jenjang PAUD, SD, dan SMP maupun kelompok B3 yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Gunungsitoli per tanggal 6 Mei 2026, masih terdapat 45 satuan pendidikan yang belum menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis, dengan jumlah sasaran sebanyak 2.318 siswa serta 385 guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, sebanyak 59 desa juga belum terlayani program tersebut, dengan total sasaran meliputi 3.797 balita, 303 ibu hamil, dan 862 ibu menyusui.
Wali Kota Gunungsitoli juga menyampaikan bahwa terdapat tiga desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi SPPG wilayah 3T, yakni Desa Tuhegeo II, Desa Ononamolo II, dan Desa Onozikho, namun hingga saat ini belum mendapatkan layanan Program Makan Bergizi Gratis.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap Badan Gizi Nasional dapat memberikan dukungan terhadap optimalisasi pelayanan seluruh SPPG yang telah ada maupun pembentukan SPPG baru, khususnya di wilayah 3T, sehingga seluruh sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kota Gunungsitoli dapat terlayani secara merata dan berkelanjutan.
(Press Release No.136/PR-Diskominfo/2025 tanggal 7 Mei 2026)












