Gunungsitoli, 29 Mei 2026 — Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Gunungsitoli melaksanakan Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) Versi 3 Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Jumat (29/05/2026).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petugas layanan perlindungan perempuan dan anak dalam melakukan pencatatan dan pelaporan kasus secara cepat, tepat, akurat, dan terintegrasi melalui aplikasi SIMFONI-PPA Versi 3. Kegiatan diikuti oleh petugas UPTD PPA, lembaga layanan pemerhati perempuan dan anak, serta jajaran Dinas P5A Kota Gunungsitoli.
Dalam arahannya, Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., M.P.H., menegaskan bahwa data yang valid dan terstruktur menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan perlindungan perempuan dan anak yang tepat sasaran.
Ia menjelaskan bahwa SIMFONI-PPA tidak hanya mencatat jumlah kasus, tetapi juga memuat informasi mengenai profil korban, jenis kekerasan, lokasi kejadian, hingga data pelaku yang menjadi dasar penting dalam penanganan kasus dan evaluasi program perlindungan.
Melalui pelatihan ini, para petugas layanan dan operator SIMFONI-PPA diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan data secara maksimal dan real time, sehingga pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan dapat semakin optimal.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini yakni Manager PKPA Nias, Chairidani Purnamawati, S.H., M.H., dengan materi Pencegahan dan Penanganan Perempuan dan Anak melalui Mekanisme Layanan Manajemen Kasus. Selain itu, materi teknis SIMFONI-PPA turut disampaikan oleh Dinas P2AKB Provinsi Sumatera Utara melalui Fitriani M.R. Nababan, S.Kom dan Bagus Triartno, S.Kom secara virtual melalui Zoom Meeting.
(Press Release No.153/PR-Diskominfo/2025 tanggal 29 Mei 2026)
























