Gunungsitoli (19/12/2022), Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik pelaksanaan Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah yang dilaksanakan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Nias Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bertempat di Hotel Soliga, Rabu (14/12/2022).

Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah yang satu hari sebelumnya telah dilakukan penyusunan rencana kontigensi Kecelakaan Kapal Laut di Perairan Pulau Nias dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE.,M.Si.

“Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik acara hari ini, Karena ini penting bagi kita, bagaimana kita bisa mensinergikan seluruh stakeholder dalam pencegahan, pencarian hingga pertolongan dalam kecelakaan kapal laut,”ujarnya.

Masih disampaikannya, meski dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan hampir tidak pernah terjadi kecelakaan kapal laut penumpang, tetap perlu dilakukan penyusunan rencana kontigensi kecelakaan kapal laut. Karena kecelakaan kapal laut juga bisa menimpa para nelayan, oleh karena itu para nelayan juga harus mendapatkan edukasi terkait hal tersebut, guna meminimalisir kecelakaan bagi nelayan.

“Kita berharap digerakkan kelompok masyakarat nelayan dari situ kita mengedukasi mereka. Jadi ini sangat baik, mari kita bersinergi, Pemko Gunungsitoli akan semaksimal mungkin untuk tetap memberi dukungan  kepada stakeholder yang ada,” ucapnya sesaat sebelum membuka acara.

Selanjutnya, dalam sambutan Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan yang dibacakan PKPP Ahli Madya Retno Budiharto, S.E., M.Si menyampaikan bahwa rapat koordinasi SAR yang dilaksanakan, selain untuk menyusun rencana kontingensi juga sebagai media/sarana konsolidasi antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias dengan instansi/organisasi potensi SAR guna menguatkan kapasitas dan kapabilitas, memperkokoh kerjasama dengan stakeholders, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan visi Basarnas mewujudkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang andal, terdepan, dan unggul dalam pelayanan jasa SAR di wilayah NKRI pada umumnya dan khususnya di wilayah Kepulauan Nias.

“Seperti yang kita ketahui bahwa Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias memiliki wilayah kerja yang sangat luas, yang mencakup wilayah Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Singkil, dan Kabupaten Simeuleu, sehingga dengan adanya Pos Siaga SAR Simeuleu dan Sibolga ini, tentunya diharapkan dapat membantu meningkatkan dan mempercepat response time pada saat terjadi suatu kecelakaan, bencana maupun kondisi membahayakan manusia sehingga akan menghasilkan pelayanan SAR yang lebih cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi,”jelasnya.

Masih disampaikannya, bahwa SAR adalah tugas & tanggung jawab semua pihak terkait, oleh karena itu, diperlukan sinergitas antara Basarnas dengan seluruh instansi/potensi SAR. Operasi SAR yang efektifitas, efisien, handal dan terpadu menentukan keberhasilan operasi yang efektif dan efisien. Dengan kata lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias tidak dapat bekerja sendiri, perlu adanya sinergi dan dukungan dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, masyarakat serta potensi Sar yang berada di wilayah kerja Kantor SAR Nias.

“Mencapai keberhasilan dalam setiap tugas memang bukanlah sesuatu yang mudah, namun bukan pula sesuatu yang tidak mungkin. dengan kebersamaan, tetap bersinergi dengan yang lain serta usaha yang sungguh- sungguh dan berkelanjutan semua itu dapat kita raih,”ujarnya mengakhiri.

(Press Release No. 196/PR-Diskominfo/2022 Tanggal 19 Desember 2022)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini