Gunungsitoli, 06 Maret 2026 – Forum Kepala Daerah (FORKADA) se-Kepulauan Nias melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Koordinator FORKADA dari koordinator sebelumnya, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E, M.Si, kepada Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, S.Pt, M.Si sebagai koordinator yang baru. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Jabatan Bupati Nias Barat dan dihadiri oleh para kepala daerah serta unsur terkait dari wilayah Kepulauan Nias, Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli selaku Koordinator FORKADA sebelumnya menyampaikan sejumlah capaian dan upaya yang telah dilakukan selama masa kepemimpinannya dalam memperkuat sinergi antar kepala daerah di Kepulauan Nias. Salah satunya adalah upaya mendorong peningkatan konektivitas transportasi udara dari dan menuju Kepulauan Nias.
Ia menyampaikan bahwa selama ini telah diupayakan pembukaan dan penguatan beberapa rute penerbangan yang dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat serta pengembangan ekonomi daerah, di antaranya rute penerbangan Gunungsitoli–Pekanbaru dan Gunungsitoli–Padang.
Selain itu, Wali Kota Gunungsitoli juga menekankan pentingnya koordinasi yang terus terjalin antara pemerintah daerah di Kepulauan Nias dengan pemerintah provinsi maupun unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah dirasakan dalam berbagai program pembangunan, sehingga komunikasi dan sinergi tersebut perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sementara itu, Bupati Nias Barat selaku Koordinator FORKADA yang baru dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh pimpinan daerah yang hadir dan menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Nias Barat dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan FORKADA sekaligus momentum serah terima jabatan koordinator forum tersebut.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami menerima amanah ini. Kami berharap dukungan dari seluruh kepala daerah di Kepulauan Nias agar kita tetap solid, kompak, dan bersama-sama memikirkan kemajuan Pulau Nias, sehingga sumber daya manusia semakin berkualitas dan masyarakat semakin sejahtera,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Nias Barat juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan yang masih dihadapi wilayah Kepulauan Nias, seperti angka kemiskinan yang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, menurutnya, koordinasi dan kerja sama antar pemerintah daerah melalui FORKADA menjadi sangat penting untuk mencari solusi dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kepulauan Nias.
“Tongkat estafet ini kami terima dengan penuh tanggung jawab. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh kepala daerah agar amanah ini dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas sejumlah agenda strategis lintas daerah di Kepulauan Nias, di antaranya rencana kerja sama sektor pendidikan yang melibatkan para Kepala Dinas Pendidikan se-Kepulauan Nias.
Selain itu, dibahas upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa laut, khususnya penyu. Dalam diskusi tersebut disampaikan pentingnya membangun ekosistem pelestarian penyu di wilayah Kepulauan Nias, termasuk mendorong kebijakan bersama yang melarang penangkapan, penjualan, maupun konsumsi penyu guna menjaga kelestarian satwa tersebut di alam.
Turut hadir Ketua DPRD Nias Barat, Ketua DPRD Nias Utara, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Forkopimda se-Kepulauan Nias, Sekretaris Daerah se-Kepulauan Nias, Asisten Sekda se-Kepulauan Nias serta para Kepala PD se-Kepulauan Nias dan hadirin lainnya.
(Press Release No.055/PR-Diskominfo/2025 tanggal 06 Maret 2026)











