Gunungsitoli, 25 April 2026 — Momentum penting bagi umat dan pembangunan daerah ditandai dengan dibukanya Musyawarah Daerah (MUSDA) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gunungsitoli Tahun 2026 oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., di Halaman Gedung Kantor MUI, Komplek Masjid Agung Kota Gunungsitoli, Sabtu (25/4/2026).
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz M. Syarif Hulu, doa oleh Ustadz Ahmad As’ari Polem, A.Md., serta laporan panitia oleh Ustadz Armansyah Zebua, M.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, sebelum memasuki sambutan sekaligus pembukaan oleh Wali Kota Gunungsitoli.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa MUSDA bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum strategis lima tahunan untuk merumuskan arah peran ulama dalam menjawab tantangan zaman. Ia mendorong agar MUI semakin memperkuat fungsi pembinaan umat sekaligus membangun kemitraan yang solid dengan pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.
Tak hanya itu, Wali Kota juga menyoroti pembangunan Gedung Kantor MUI Kota Gunungsitoli sebagai simbol nyata kekuatan kolaborasi. Dari lahan kosong hingga berdiri sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembangunan ini mencerminkan semangat kebersamaan yang terus hidup di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Gunungsitoli, ditegaskannya, akan terus hadir memberikan dukungan hingga proses penyempurnaan gedung tersebut dapat terwujud secara optimal.
Mengakhiri rangkaian acara, Wali Kota secara resmi membuka MUSDA IV MUI Kota Gunungsitoli Tahun 2026, sekaligus meninjau langsung bangunan baru Kantor MUI. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran ulama dalam membimbing umat serta memperkokoh kolaborasi menuju Gunungsitoli yang rukun, religius, dan berkeadilan.
(Press Release No.124/PR-Diskominfo/2025 tanggal 25 April 2026)



























