Gunungsitoli, 23 April 2026 – Meskipun sempat diguyur hujan, kegiatan Panggung Kreasi Anak PAUD dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-348 Kota Gunungsitoli tetap berlangsung meriah dan penuh semangat di Alun-alun Kota Gunungsitoli, Kamis (23/04).
Antusiasme anak-anak dari berbagai satuan PAUD se-Kota Gunungsitoli dengan penuh percaya diri, mereka menampilkan beragam pertunjukan seni yang didampingi oleh para guru dan orang tua. Acara diawali dengan penyerahan buket bunga kepada Bunda PAUD, serta penampilan pembuka dari anak-anak TK. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PAUD.
Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah penting dalam mendukung pengembangan bakat dan karakter anak sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa Panggung Kreasi PAUD memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengeksplorasi, mengembangkan, serta menyalurkan bakat, sekaligus melatih keberanian, disiplin, dan rasa percaya diri saat tampil di depan umum.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam membimbing anak-anak, serta mengajak seluruh pihak untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah di tengah perkembangan zaman dan teknologi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-348 Kota Gunungsitoli yang akan diperingati pada 25 April 2026, dengan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Menuju Gunungsitoli Hebat.”
Ditempat yang sama, Bunda PAUD Kota Gunungsitoli Ny. Veny Sowa’a Laoli menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan anak-anak sebagai generasi emas Kota Gunungsitoli. Ia menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.
Menurutnya, Panggung Kreasi PAUD menjadi wadah strategis bagi anak-anak untuk menampilkan bakat, melatih keberanian, disiplin, serta membangun rasa percaya diri melalui seni dan kreativitas. Kegiatan ini juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter serta kecintaan terhadap adat dan budaya daerah sejak dini.
Ia turut mengapresiasi peran guru dan orang tua yang senantiasa memberikan bimbingan dan pendampingan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang kondusif.
Rangkaian pertunjukan seni yang ditampilkan meliputi tarian bertema kehidupan masyarakat Nias seperti tari petani dan tari nelayan, tarian bertema “Gunungsitoli Hebat”, drama pendek yang mengangkat prosesi adat pernikahan Nias (fanofu, fame’e hingga falowa), serta pertunjukan budaya seperti Tari Maena dan koor lagu daerah. Selain itu, anak-anak juga menampilkan simulasi kehidupan keluarga hingga pertumbuhan anak.
Beragam penampilan lainnya turut memeriahkan kegiatan, antara lain Tari “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, tari kreasi Nusantara, permainan tradisional, serta parade profesi oleh anak-anak PAUD.
Seluruh rangkaian acara dikemas secara tematik melalui narasi budaya dan kehidupan masyarakat Nias, yang menggambarkan perjalanan hidup manusia sejak masa kanak-kanak hingga berkeluarga.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan pentingnya kolaborasi antara orang tua, masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak menuju masa depan yang cerah. Panitia pelaksana memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan terkoordinasi dengan baik. Turut hadir Ketua DWP Kota Gunungsitoli, para Bunda PAUD se-Kecamatan Gunungsitoli, para Kepala PD Lingkup Pemko Gunungsitoli serta hadirin lainnya.
(Press Release No.120/PR-Diskominfo/2025 tanggal 23 April 2026)





















