Gunungsitoli sebagai satu-satunya wilayah dengan status kota di kepulauan Nias telah menjadi sentra bertemunya berbagai masyarakat dari daerah-daerah lain di kepulauan ini. Ada yang datang untuk keperluan dagang, mencari nafkah, berjalan-jalan, maupun singgah untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju daratan lain di seberang pulau.

Hal ini membuat Kota Gunungsitoli bagai etalase Pulau Nias, dimana ketika orang ingin mengetahui gambaran masyarakat Nias secara umum, dapat diketahui dengan berkunjung ke Kota Gunungsitoli. Berbicara tentang pulau Nias, tentunya tidak lepas dari keunikan tradisi dan budayanya. Belum lagi berbicara tentang keindahan alamnya, khususnya keunggulan pantainya yang tidak kalah bersaing dengan daerah-daerah lainnya di Nusantara ini.

Namun ada satu hal yang menjadi keunikan Pulau Nias yang mungkin sudah menjadi rahasia umum. Rahasia yang sudah dikenal dan diamini tidak saja oleh masyarakat lokal tetapi juga oleh orang-orang dari luar daratan Nias yang pernah datang berkunjung ke Pulau Nias. Apakah hal tersebut?

Durian! Durian Nias adalah sebuah kekhasan jenis buah-buahan yang dianugerahkan oleh Tuhan di Pulau ini. Durian Nias bukanlah durian yang sengaja dibudidayakan melainkan memang telah tumbuh dengan sendirinya, menyebar di tanah-tanah hutan Nias, dari utara ke selatan, dari barat hingga ke timur. Untuk rasanya jangan diragukan. Bila anda memang penggemar buah durian, maka durian Nias dapat dikatakan akan berada pada urutan teratas durian yang akan anda cicipi sekali dalam hidup anda.

Durian Nias ukurannya tidak terlalu besar, namun dagingnya begitu berisi dengan biji yang tidak terlalu besar. Rasanya manis dan tidak membuat eneg. Satu orang dapat menghabiskan setidaknya 5 buah durian ketika mencoba durian Nias. Kalau tidak percaya, anda boleh datang ke Gunungsitoli.

Kota Gunungsitoli menjadi tempat dimana masyarakat dari desa-desa membawa hasil panen duriannya untuk diperjualbelikan. Anda bisa langsung memilih dan mencobanya di tempat. Untuk soal harga, anda tidak perlu khawatir. Dengan uang lima puluh ribu rupiah, anda sudah bisa membawa pulang satu tandan durian ketika durian sedang dalam puncak panennya.

Selain itu, ada hal unik mengenai mencicipi durian di Pulau Nias. Jika biasanya orang memakan durian yang sudah benar-benar matang, maka di Nias anda dapat mencoba sensasi berbeda dengan memakan durian mentah dan setengah matang. Di sinilah letak keunggulan durian Nias. Walaupun buahnya masih setengah matang maupun mentah sekalipun, rasa dagingnya tetap enak dan manis.

Durian telah menjadi salah satu kuliner khas Pulau Nias. Digemari oleh semua orang dan mendapat pengakuan dari setiap pecinta durian. Pemerintah Kota Gunungsitoli melihat hal ini sebagai sebuah potensi yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang benar, durian dapat menjadi sebuah komoditi unggulan yang dapat dikemas dalam sebuah paket wisata kuliner yang menjanjikan.

Maka dari itu, wajar bila durian mendapat tempat dalam porsi yang cukup untuk dapat dikenal oleh setiap individu yang menjadi target promosi wisata di Kota Gunungsitoli. Durian perlu diperkenalkan lebih jauh lagi kepada khalayak ramai di luar sana agar durian Nias benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat dari daerah dimana ia berasal. Jangan sampai durian Nias dikenal melalui produk-produk olahan daerah lain yang mengambil keuntungan dari daging manisnya sedangkan Pulau Nias sendiri terlupakan.

Pemerintah Kota Gunungsitoli gencar melakukan promosi agar durian dapat menjadi salah satu ciri khas kuliner unik yang diakui oleh masyarakat luar. Pada beberapa kesempatan melalui kehadiran tokoh-tokoh nasional yang berkunjung ke Kota Gunungsitoli, durian selalu disajikan agar mereka dapat merasakan enaknya durian Nias dan menyampaikannya kepada siapa saja yang mereka kenal ketika kembali ke tempat asalnya. Strategi promosi ini dalam dunia marketing dikenal dengan strategi Word Of Mouth. Murah dan tanpa biaya namun seringkali efek nya luar biasa jauh diluar dugaan.

Salah satunya dapat terlihat ketika dilaksanakannya Penerbangan Perdana Rute Jakarta-Gunungsitoli (PP) untuk pertama kalinya menggunakan Maskapai Garuda Indonesia. Kegiatan yang dihadiri oleh Menteri Hukum dan Ham RI , Bapak Yasonna Laoli beserta Pejabat dari GA Vice President Network and Alliance Management, Pak Sentot Mujiono mewakili jajaran direksi Garuda Indonesia, turut diundang oleh Walikota Gunungsitoli untuk mencicipi enaknya durian Nias di ruang tunggu VIP Bandara Binaka Gunungsitoli disela-sela menunggu keberangkatan pesawat mereka kembali ke Jakarta. Kegiatan ini pun diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-kepulauan Nias, Forkopimda, rombongan menteri dan pihak Garuda yang mana semua sepakat dan memberi testimoni bahwa durian Nias memang enak dan sangat lezat.

Disamping itu, hadirnya penerbangan langsung dari Jakarta ke Gunungsitoli akan membuka keran wisatawan yang jauh lebih besar untuk datang ke Pulau Nias dengan tujuan berwisata. Datang ke Pulau Nias untuk berwisata sekaligus mencicipi durian Nias yang sangat terkenal, tentu sebuah pilihan yang tidak mengecewakan bukan?

Selain itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli pun sedang membangun sebuah tugu berbentuk buah durian yang terletak di lokasi rekreasi yang sedang hit ditengah-tengah masyarakat Kota Gunungsitoli yaitu Taman Ya’ahowu. Taman ini telah menjadi pusat berkumpulnya masyarakat untuk berekreasi dan menikmati pemandangan laut yang indah dengan jajanan kuliner di sepanjang jalannya. Lokasi ini rutin menjadi tempat berlangsungnya pagelaran seni dan budaya yang dibawakan oleh sanggar-sanggar seni yang berada di Kota Gunungsitoli. Dengan dibangunnya Tugu Durian di tempat ini, diharapkan semakin mempertegas dan memperkokoh bahwa Durian Nias memang patut mendapat posisi yang utama dalam wisata kuliner di Kota ini sekaligus memperkenalkan bahwa durian yang enak pasti berasal dari daratan Pulau Nias.

Semoga dihari-hari yang akan datang, Kota Gunungsitoli dan Durian Nias akan dikenal seperti ketika orang mengingat Kota Batu dengan Apel Malangnya, Sleman dengan salak pondohnya, Pati dengan Kota Manggisnya. Jadi jika ingat Durian, pastilah Durian Nias. Belanja Durian Nias? Di Gunungsitoli saja!

2 KOMENTAR

  1. Mantep, sebuah artikel yg dpat memperkenalkan hal positif dri pulau nias, dan juga soal buah durian nya jgn di ragukan lagi.
    Buat org luar yg belum mencoba segera lah coba dan rasakan rasa nya lebih joss manteeepp😎
    Ya’ahowu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here