Gunungsitoli, 18 Juni 2026 – Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli Agus Bertatinus Laia, S.STP., MAP menghadiri Pembukaan Konven Pendeta ke-XII Gereja Nias Kristen Protestan (GNKP) Indonesia Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gedung Gereja Distrik 31 Baptisan Hilina’a, Kamis (18/06/2026).
Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026 mengusung tema “Integritas dan Kompetensi Pelayanan Hamba Tuhan” (bdk. Titus 1:7). Tema ini menjadi pengingat bagi para pelayan Tuhan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas pribadi, serta memperlengkapi diri dengan kompetensi yang memadai dalam menjawab tantangan pelayanan dan kebutuhan jemaat di tengah perkembangan zaman.
Ibadah pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat dan diisi dengan pemberitaan Firman Tuhan oleh Ephorus GNKP, Pdt. Tolonihaogö Ndruru, S.Th. Melalui khotbah yang disampaikan, para jemaat didorong untuk membangun karakter kepemimpinan rohani yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab, mengutamakan pelayanan yang tulus, serta menjadi saksi Kristus yang membawa damai, harapan, dan pengaruh positif bagi jemaat maupun masyarakat luas.
Dalam rangkaian acara pembukaan, Ephorus GNKP Indonesia secara resmi membuka Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan konven sekaligus menegaskan semangat kebersamaan, persatuan, dan komitmen para pelayan gereja dalam meningkatkan integritas dan kompetensi pelayanan sebagaimana tema yang diusung pada kegiatan ini.
Wali Kota Gunungsitoli dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ephorus GNKP Indonesia beserta seluruh panitia atas terselenggaranya Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026. Wali Kota juga menyampaikan rasa syukur karena Kota Gunungsitoli, khususnya Gereja Distrik 31 Baptisan Hilina’a, dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan yang mempertemukan para pelayan gereja dari berbagai wilayah tersebut.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk terus memberikan dukungan kepada GNKP Indonesia dalam melaksanakan pelayanan dan berbagai program pembinaan umat. Menurutnya, gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun karakter, moralitas, serta kehidupan sosial masyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memohon dukungan doa dari seluruh pelayan gereja dan jemaat bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli agar tetap diberikan hikmat, kekuatan, dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang sedang dihadapi daerah. Dengan dukungan dan kolaborasi semua pihak, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, BPHS GNKP Indonesia, Komisi Badan Tingkat Sinodal GNKP Indonesia, para anggota BPMS GNKP, BPHD/BPMD GNKP, BPHJ/BPMJ GNKP, Komite Nasional Lutheran World Federation, Tim Pelaksana Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026, para pendeta GNKP dari berbagai wilayah pelayanan, serta warga jemaat GNKP.
(Press Release No.182/PR-Diskominfo/2026 tanggal 18 Juni 2026)



























