Gunungsitoli (21/01/2026) Sebagai bagian dari upaya strategis Pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital menginisiasi Klinik Pemerintah Digital sebagai program pendampingan yang bertujuan memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau Pemerintah Digital secara berkelanjutan dan terarah. Program ini secara khusus menyasar pemerintah daerah dengan capaian indeks SPBE kategori kurang dan cukup, guna mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital, Rabu (21/01/2026).

Pemerintah Kota Gunungsitoli mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dari Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, yang dihadiri oleh jajaran Diskominfo serta perangkat daerah terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai mekanisme, instrumen, dan tahapan pelaksanaan self-assessment kesiapan digital sebagai dasar pengukuran awal kondisi SPBE di lingkungan pemerintah daerah.

Salah satu tahapan penting dalam program tersebut adalah asesmen kesiapan digital, yang berfungsi untuk memetakan kondisi aktual pemerintah daerah terhadap agenda transformasi digital nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital menyelenggarakan Sosialisasi dan Tata Cara Pelaksanaan Self-Assessment Kesiapan Digital Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kota Gunungsitoli dapat memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat kesiapan digital yang dimiliki, sekaligus menjadi landasan dalam menyusun langkah-langkah strategis peningkatan indeks SPBE. Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen untuk terus mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here